Shangri-La Diet - Ultimate Nutrition Indonesia, Sportindo.com

Shangri-La Diet

Apa itu Shangri-La diet?

Shangri-La diet adalah diet yang diprakarsai oleh Seth Roberts seorang profesor di bidang Psikologi. Hasilnya berdasarkan pemahaman baru mengenai bagaimana tubuh kita menyetel rasa lapar. Seth Roberts mempercayai cita rasa makanan berpengaruh terhadap pengendalian nafsu makan, sebagai contoh makanan yang mempunyai cita rasa enak akan membuat nafsu makan semakin bertambah, begitu juga sebaliknya. Pada awalnya Seth Roberts menggunakan tubuhnya sendiri sebagai laboratorium percobaan, awalnya mencoba dengan meminum soft drink yang diperkaya rasa yang tidak biasa diminum, mencoba makanan mentah yang hambar, sampai meminum air tawar sebanyak 3-5 liter per hari, semua itu membuat beliau tidak nikmat lagi merasakan makanan yang biasa dimakan sehari-hari sehingga berimbas pada penurunan berat badannya. Tetapi, Seth Roberts masih belum puas dengan hasil tersebut sampai ditemukan makanan yang memiliki rasa yang lebih enek dari makanan mentah.


Prinsip dasar

Shangri-La diet berprinsip menyelipkan makanan berkalori rendah yang berasa ekstrim disela-sela sebelum makan utama, sehingga nafsu makan menjadi berkurang dan tubuh mendapat asupan kalori dalam jumlah tak berlebih.

  • Konsumsi minyak sehat (olive oil), 1-2 sendok makan perhari, 1 sendok makan mengandung 120 kalori, konsumsi disaat sebelum makan siang dan sebelum makan malam

  • Konsumsi gula sukrosa atau fruktosa sebanyak 75 gram (6 sendok makan) dalam 1 liter air


Kelebihan

Diet ini memiliki kelebihan tidak menyiksa tubuh kita dengan mengurangi makan seperti diet konvensional, tetapi lebih ditekankan pengurangan kalori melalui 'taste breakdown' sebelum memakan makanan utama.


Yang dapat membuat Anda gagal

Penelitian ini adalah penelitian subyektif, hasil bisa berbeda-beda tergantung pada kondisi setiap orang yang menerapkan diet ini. Rasa bosan terhadap rasa makanan yang tidak familiar pasti akan menghampiri Anda, cita rasa yang dirusak sebelum menyantap makanan utama membuat Anda tidak bisa menikmati makanan yang biasa Anda nikmati, kesabaran menjadi kunci agar diet ini tidak gagal. Diet ini sangat signifikan dalam menurunkan berat badan, tetapi dikhawatirkan penurunan berat badan tersebut adalah kemungkinan penurunan massa otot selain penurunan lemak tubuh.